-->
Masjid Jami' Piti Purbalingga

Masjid Jami' Piti Purbalingga

Masjid Jami' Piti Purbalingga Adalah satu-satunya masjid mirip kuil di Jawa tengah bahkan mungkin di indonesia ,Letak di desa Selaganggeng kecamatan Mrebet kabupaten Purbalingga, sangat menarik sekali bentuknya dari luar keliatan seperti kuil ,Mungkin Masjid ini bisa masuk dalam Rekor MURI ,entah arsiteknya siapa dan ini ide siapa tapi yang pasti daya sangat terkesan sekali dengan tanpilan ini

Masjid Jami' PITI Purbalingga
Masjid Jami' PITI Muhammad Cheng Hoo Purbalingga 2
Masjid Jami' PITI Muhammad Cheng Hoo Purbalingga 3

Bagaimana menurut kalian mantap bukan tampilannya ! Masjid Jami' Piti Purbalingga
Read more »
sunnah lebih baik daripada bid’ah

sunnah lebih baik daripada bid’ah

Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata:

اَلْإِقْتِصَادُ
فِي السُّنَّةِ خَيْرٌ مِنَ الْإِجْتِهَادِ فِي الْبِدْعَةِ

Sederhana dalam melakukan sunnah lebih baik daripada bersungguh-ungguh dalam melaksanakan bid’ah”. (Riwayat Ad-Darimi)

dan beliau juga berkata:

اِتَّبِعُوْا وَلاَ تَبْتَدِعُوْا فَقَدْ كُفِيْتُمْ وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ

“Ittiba’lah kalian dan jangan kalian berbuat bid’ah karena sesungguhnya kalian telah dicukupi, dan setiap bid’ah adalah kesesatan”. (Riwayat Ad-Darimi no. 211 dan dishohihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam ta’liq beliau terhadap Kitabul Ilmi karya Ibnul Qoyyim)

---------------------------------
‘Abdullah bin ‘Umar radhiallahu ‘anhuma berkata:

كُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَإِنْ رَآهَا النَّاسُ حَسَنَةً

“Setiap bid’ah adalah sesat walaupun manusia menganggapnya baik”. (Riwayat Al-Lalika`i dalam Syarh Ushul I’tiqod Ahlissunnah)
Quote:
الْيَوْمَ أَكْمَلْت لَكُمْ دِينَكُمْ وَ أَتمَمْت عَلَيْكُمْ نِعْمَتى وَ رَضِيت لَكُمُ الاسلَمَ دِيناً

“Hari ini Aku sumpurnakan agamamu dan Kulengkapi nikmatku, dan Aku ridha kepadamu Islam sebagai agama.” (Al-Maa-idah 3)

Quote:
Barangsiapa yang beramal dengan amalan yang tidak sesuai urusan kami (tidak ada contohnya dari kami), maka ia tertolak”(Diriwayatkan oleh Muslim).
Quote:
Bahkan Nabi Muhammad sering dalam setiap Khutbahnya mengatakan :

Adapun sesudahnya : Sungguh, sebaik-baiknya perkataan ialah kitab Allah ( al-Quran) sebaik-baik jalan hidup ialah jalan hidup Muhammad SAW, dan seburuk-buruknya perkara ( dalam Agama ) ialah yang diada-adakan (Bid'ah), dan setiap Bid'ah itu kesesatan. ([ HR. Muslim 867]
Quote:
Jauhilah oelah kalian perkara-perkara baru, karna setiap perkara-perkara baru yang diada-adakan adalah bid'ah dan setiap Bid'ah adalah sesat [Musnad Imam Ahmad 4/126, Abu Dawud 4607, at-Tirmidzi 2676, Abnu Majah 42, dan Shahih al-Jami' 2546

Quote:
أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ وَخَيْرُ الْهُدَى هُدَى مُحَمَّدٍ وَشَرُّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ

“Amma ba’du. Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sejelek-jelek perkara adalah yang diada-adakan (bid’ah) dan setiap bid’ah adalah sesat.” (HR. Muslim no. 867)
Quote:
أُوصِيكُمْ بِتَقْوَى اللَّهِ وَالسَّمْعِ وَالطَّاعَةِ وَإِنْ عَبْدًا حَبَشِيًّا فَإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ بَعْدِى فَسَيَرَى اخْتِلاَفًا كَثِيرًا فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِى وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الْمَهْدِيِّينَ الرَّاشِدِينَ تَمَسَّكُوا بِهَا وَعَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الأُمُورِ فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ

“Aku wasiatkan kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah, tetap mendengar dan ta’at walaupun yang memimpin kalian adalah budak Habsyi. Karena barangsiapa yang hidup di antara kalian setelahku, maka dia akan melihat perselisihan yang banyak. Oleh karena itu, kalian wajib berpegang pada sunnahku dan sunnah Khulafa’ur Rosyidin yang mendapatkan petunjuk. Berpegang teguhlah dengannya dan gigitlah ia dengan gigi geraham kalian. Hati-hatilah dengan perkara yang diada-adakan karena setiap perkara yang diada-adakan adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat.” (HR. Abu Daud no. 4607 dan Tirmidzi no. 2676. Hadits ini dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih wa Dho’if Sunan Abu Daud dan Shohih wa Dho’if Sunan Tirmidzi)
Quote:
Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata,

مَا أَتَى عَلَى النَّاسِ عَامٌ إِلا أَحْدَثُوا فِيهِ بِدْعَةً، وَأَمَاتُوا فِيهِ سُنَّةً، حَتَّى تَحْيَى الْبِدَعُ، وَتَمُوتَ السُّنَنُ

“Setiap tahun ada saja orang yang membuat bid’ah dan mematikan sunnah, sehingga yang hidup adalah bid’ah dan sunnah pun mati.” (Diriwayatkan oleh Ath Thobroniy dalam Al Mu’jam Al Kabir no. 10610. Al Haytsamiy mengatakan dalam Majma’ Zawa’id bahwa para perowinya tsiqoh/terpercaya)

Quote:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ

“Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam agama kami ini yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak.” (HR. Bukhari no. 20 dan Muslim no. 1718)
Quote:
Orang yang berbuat bid’ah inilah yang amalannya merugi. Allah Ta’ala berfirman,

قُلْ هَلْ نُنَبِّئُكُمْ بِالْأَخْسَرِينَ أَعْمَالًا الَّذِينَ ضَلَّ سَعْيُهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ يَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ يُحْسِنُونَ صُنْعًا

“Katakanlah: Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?” Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.” (QS. Al Kahfi [18] : 103-104)
Quote:
Dari Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَ اللهَ حَجَبَ التَّوْبَةَ عَنْ كُلِّ صَاحِبِ بِدْعَةٍ حَتَّى يَدَعْ بِدْعَتَهُ

“Allah betul-betul akan menghalangi setiap pelaku bid’ah untuk bertaubat sampai dia meninggalkan bid’ahnya.” (HR. Thabrani. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih At Targib wa At Tarhib no. 54)
Quote:
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَنَا فَرَطُكُمْ عَلَى الْحَوْضِ ، لَيُرْفَعَنَّ إِلَىَّ رِجَالٌ مِنْكُمْ حَتَّى إِذَا أَهْوَيْتُ لأُنَاوِلَهُمُ اخْتُلِجُوا دُونِى فَأَقُولُ أَىْ رَبِّ أَصْحَابِى . يَقُولُ لاَ تَدْرِى مَا أَحْدَثُوا بَعْدَكَ

“Aku akan mendahului kalian di al haudh (telaga). Dinampakkan di hadapanku beberapa orang di antara kalian. Ketika aku akan mengambilkan (minuman) untuk mereka dari al haudh, mereka dijauhkan dariku. Aku lantas berkata, ‘Wahai Rabbku, ini adalah umatku.’ Lalu Allah berfirman, ‘Engkau sebenarnya tidak mengetahui bid’ah yang mereka buat sesudahmu.’ “ (HR. Bukhari no. 7049)
Read more »
wong ndeso ortodox mulutmu

wong ndeso ortodox mulutmu

Masih ada aja cangkem-cangkem
ndeso yg selalu mengoreksi keyakinan orang lain,Sekali lagi saya tegaskan saya mencari ajaran yg benar, bukan mencari ajaran yg umum,kalo untuk urusan manusia dg manusia dan urusan duniawi memang kita harus mengambil yg umum tapi untuk urusan manusia dg tuhan apa bisa begitu????? coba lihat di negara komunis umumnya masyarakatnaya tdk memeluk suatu agama,di bali umumnya masyarakat beragama hindu,di negara xxx umumnya masyarakatnya konghuchu,kalo di tanah jawa umumnya masyarakatnya islam kejawen yg masih bercampur dengan budaya hindu ,di negara xxx umumnya masyarakatnya kristen, bahkan si zaman nabi muhamad sendiri umumnya masyarakatnya menyembah berhala ,tetapi kenapa nabi muhamad tdk ikut menyembah berhala malahan dia menetapi agama yang dianggap asing dan dianggap sesat oleh para penyembah berhala,dan begitu juga dizaman sekarabg disaat islam sudah terpecah belah disaat kemurnian islam mulai hilang dan bercampur aduk dengan bid'ah....yang bid'ah dan salah kaprah serta tidak ada dasarnya dianggap benar ,yang murni dan berpedoman Qur'an dan hadist dianggap sesat (Karena tidak sesuai dengan ajaran yang umum)...... Lalu apakah kita harus selalu mengikuti yg umum ,jawab????????
Read more »
ALIRAN SESAT YANG YANG MENYESATKAN | SEKILAS INFO

ALIRAN SESAT YANG YANG MENYESATKAN | SEKILAS INFO




Sekarang ini banyak orang-orang yang otaknya di dengkul terbukti dengan saling menghina agama lainnya padahal udah jelas-jelas bahwa dinegara kita kebebasan beragama sudah dijamin undang-undang dasar 45 tentang KEBEBASAN MEMELUK AGAMA SESUAI DENGAN KEYAKINAN DAN KEPERCAYAAN MASING-MASING negara menjamin itu tetapi kenapa masih banyak manusia-manusia yang tidak punya otak yang saling caci mencaci antar agama dan herannya lagi kebanyakan yang dicaci adalah agama yang murni yang terjaga dari bid’ah ,syirik,kurofat ,tahayul. Manusia-manusia yang mencaci sama tidak berfikir kalo ada orang menetapi agama yang benar yang murni sesuai tuntunan dari tuhannya justru dimusuhi ,dicaci, di olok-olok bahkan divonis sesat dengan tanpa dasar.tetapi sebaliknya jika ada orang yang menetapi kesesatan meminta-minta di kunuran,kuburan jadi tempat ibadah,melakukan ritual menyembelih hewan untuk selain allah justru malah tidak di vonis sesat apakah itu namanya tidak kebalik??? Ada yang bilang lagi Cuma gara-gara kotbah jum’at pake bahasa arab di bilang sesat (padahal di arab kotbahnya juga pakai bahasa arab) ada lagi yang karena bacaan bismillah dalam solat tidak dikeraskan alias sibaca lirih juga dibilang sesat(padahal solat si masjidil haram atau di masjid nabawi bacaan bismilah juga dikeraskan) bahkan ada yang sampai memfitnah dengan menulis buku-buku karangan yang tidak ada dasarnya dan tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya oleh orang-orang yang otaknya di dengkul .apa itu gak kebalik namanya orang yang melakukan ahli bid’ah – orang yang melakukan syirik tidak dianggap sesat sedangkan orang-orang yang menetapi kemurnian agama selalu dianggap sesat dan banyak yang merintangi dimana saja kapan saja dan apapun alasannya ,mungkin semua ini udah jadi takdir ilahi dari zaman rasul dari zaman nabi menetapi agama yang benar dan hak akan selalu dirintangi.dicaci dan dimaki ,justru kalo menurut saya jika menetapi suatu agama yang tidak pernah diritangi harusnya malah perlu dipertanyakan “Benar apa salah saya menetapi agama ini?” Agama islam yang hak/benar dari awal kemunculannya dalam keadaan asing dan akan kembali asing di zaman akhir,maka beruntunglah orang-orang yang asing tersebut.

Suatu kelompok islam tudak bis dikatakan sesat selama :
1.Allah adalah tuhannya dan tidak ada sesembahan laim kecuali Allah
2.Nabi Muhamad adalah nabinya nabi terakhir,kecuali bila nabimya bukan nabi Muhamad itu sudah pasti sesat.
3.Tidak mengajarkan syirik,kurofat,tahayul
4.Tidak mengajarkan Bid’ah (suatu amalan yang yang menyerupai syariat padahal tidak di ajarkan nabi /tidak ada dasrnya tetapi dianggap sebagai syariat yang harus dikerjakan).
5.Pimpinannya tidak mengaku sebagai nabi
6.Tidak mengajarkan bunuh diri.
7.ridak mengajarkan mencuri,cabul dan lain2
Nb; Mulai sekarang alahkah baiknya jangan menghina agama lain”janganlah kamu menghina agama lain karena bisa jadi agama yamg kamu hina itu lebih baik” ada baiknya kita instropeksi dululah sebelum menghina agama lain apakah agama yang kita tetapi ini udah sesuai sengan syariat ataukah menyimpang dati syariat. Kalo masih pada salimg menghina mendingan jadi germo aja karena ada filsafah germo juga manusia punya hati punya rasa jangan samakan denga kerbau dan sapi....kalo prinsip saya lebih baik jadi germo dari pada jadi kiyai yang cuma bisanya cuma mencela orang , hahahahahhahahahahahahahaha
Read more »